Pada 22 Januari 2025, Nissan Motor Company mengumumkan rencana untuk membangun pabrik baterai LFP (lithium iron phosphate) di area Hibikinada, Distrik Wakamatsu, Kota Kitakyushu, Prefektur Fukuoka, Jepang. Proyek ini merupakan komponen utama dari strategi elektrifikasi Nissan, bertujuan untuk mengurangi biaya dan meningkatkan daya saing pasar melalui produksi baterai internal.
Rincian proyek adalah sebagai berikut:
Skala Investasi: Pembangunan pabrik diperkirakan melibatkan investasi sebesar 153,3 miliar yen (sekitar $985 juta), dengan luas lahan sekitar 150.000 m².
Rencana Kapasitas: Pabrik ini diperkirakan memiliki kapasitas tahunan sebesar 5 GWh, terutama memproduksi baterai LFP yang akan digunakan pada EV kecil di masa depan.
Jalur Teknologi: Nissan memilih baterai LFP sebagai sumber daya untuk EV generasi berikutnya. Teknologi baterai ini menarik perhatian pasar karena keunggulannya, termasuk biaya rendah, keamanan tinggi, dan umur panjang.
Dukungan Kebijakan: Proyek ini telah menerima sertifikasi dan subsidi dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI) untuk memastikan pasokan lokal komponen penting.
Jadwal Konstruksi dan Operasi: Pabrik ini dijadwalkan mulai dibangun pada 2025 dan diperkirakan mulai produksi pada 2028.
Nissan mempercepat transisi elektrifikasinya, dengan target meningkatkan proporsi EV dalam total produksinya dari 9% menjadi 40% pada 2030. Sebagai langkah penting dalam strategi elektrifikasinya, Nissan membangun pabrik baterai untuk mencapai produksi baterai internal, sehingga mengurangi biaya dan meningkatkan daya saing pasar. Inisiatif ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal, memperkuat stabilitas dan keamanan rantai pasokannya. Selain itu, Nissan berencana meluncurkan beberapa model EV dalam beberapa tahun mendatang, termasuk EV kecil yang dikembangkan bersama Renault. Pabrik baterai baru ini akan menyediakan dukungan daya yang stabil untuk model mobil tersebut, lebih lanjut meningkatkan kehadirannya di pasar global.
Dengan meningkatnya investasi Nissan dalam EV, pangsa pasarnya di pasar EV global diperkirakan akan tumbuh lebih lanjut. Sementara itu, produksi baterai LFP akan memperketat persaingan pasar dengan perusahaan seperti CATL dan BYD. Proyek ini diharapkan membawa titik pertumbuhan ekonomi baru ke Prefektur Fukuoka dan Kota Kitakyushu, mendorong lapangan kerja lokal dan pengembangan rantai industri terkait.
Pembangunan pabrik baterai ini menandai langkah penting dalam transisi elektrifikasi Nissan. Di masa depan, Nissan akan terus memajukan R&D dan produksi baterai solid-state (ASSB), dengan target mencapai produksi massal ASSB pada 2029. Terobosan teknologi ini akan semakin meningkatkan daya saing Nissan di sektor EV. Investasi Nissan dalam membangun pabrik baterai di Jepang tidak hanya mendukung strategi elektrifikasinya tetapi juga menyuntikkan vitalitas baru ke pasar EV global.

SMM Departemen Penelitian Industri Energi Baru
Cong Wang 021-51666838
Xiaodan Yu 021-20707870
Rui Ma 021-51595780
Ying Xu 021-51666707
Disheng Feng 021-51666714
Yujun Liu 021-20707895
Yanlin Lü 021-20707875
Zhicheng Zhou 021-51666711
Haohan Zhang 021-51666752
Zihan Wang 021-51666914
Xiaoxuan Ren 021-20707866
Yushuo Liang 021-20707892
Jie Wang 021-51595902
Yang Xu 021-51666760
Bolin Chen 021-51666836
![Kenaikan Harga Kokas Putaran Kedua Diterapkan, Pasokan dan Permintaan Ketat, Sektor Pertambangan Batu Bara Naik Lebih dari 2% [Kilat Berita SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/HySQT20251217171731.png)


